Toilet di Jepang yang Bersih dan Nyaman

Gonjreng.com –Menggunakan toilet di Jepang yang bersih dan nyaman memberikan pengalaman yang cukup menarik dan mengesankan untuk saya. Biasanya saat bepergian ke luar negeri, ketiadaan air untuk bersih-bersih menjadi kendala bagi orang Indonesia. Namun di Jepang hal ini tidak terjadi di hotel dan pertokoan.

Saat pertama kali menggunakan toilet di Jepang, saya surprised karena tempat duduknya hangat. Hal kecil yang menyenangkan, terutama bila harus buang air kecil tengah malam. Kejutan berikutnya ada sederet panel di dinding samping toilet yang membingungkan. Untunglah ada keterangan dalam bahasa Inggris.

Selain tombol flush, ada tombol bidet (dengan simbol perempuan), dan spray buat bebersih setelah buang air besar. Ada juga tombol untuk mengatur tekanan dan suhu air yang keluar, serta tombol stop untuk menghentikan air bidet dan spray. Airnya pun hangat. Toilet di Jepang sangat memperhatikan hingga detil sisi kenyamanan penggunanya.

Toilet seperti ini tidak hanya di hotel, pun toilet umum di pertokoan dan kereta api mirip seperti ini. Di salah satu pertokoan di Kyoto, toiletnya memiliki tombol untuk mengeringkan. Tidak perlu tisu untuk mengeringkan, cukup tekan tombol bertuliskan dry, udara hangat pun keluar. Selain itu ada tombol dengan simbol 🎵 (otohime atau sound princess) yang akan mengeluarkan suara seperti gemercik air untuk menutupi ‘suara aneh’ agar tidak terdengar hingga ke toilet sebelah dan menimbulkan rasa malu. Privacy bertoilet di Jepang sungguh dijaga dan  menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Toilet di Jepang
Toilet di Jepang

 

Washlet (woshuretto istilah Jepangnya), nama toilet tadi. Awalnya ditemukan di Amerika, namun Jepang yang mengembangkannya dengan dilengkapi berbagai fasilitas berteknologi tinggi. Mereka melakukan penelitian sehingga air pembersih yang keluar tepat sasaran, juga airnya tidak terpercik ke dinding dalam toilet. Ujung pembersihnya pun dibasuh dengan air hangat secara otomatis setelah digunakan. Dengan demikian kebersihan toiletnya nya pun sangat terjaga.

Mengapa orang Jepang begitu peduli dengan kenyamanan toilet? Apakah karena ada dewa toilet? Orang Jepang percaya kalau dewa toilet, Kawaya-no-kami dapat memberi panen yang baik dan menjaga agar orang tidak jatuh ke lubang toilet. Pendapat lain mengatakan karena banyak orang Jepang yang menderita konstipasi sehingga memerlukan waktu yang cukup lama di toilet. Entahlah, saya hanya bisa berharap suatu saat nanti toilet umum di Indonesia pun akan senyaman di Jepang.

Semoga…

Darmayani Utami. Sumber berita : wikipedia, the-dailyjapan.com. Sumber foto: pribadi dan wikimedia.org.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *