SBY Minta Maaf, Siapa yang Tertawa?

0 190
SBY minta maaf
SBY Minta Maaf

Gonjreng.com – SBY minta maaf kepada Jokowi dan Jaksa Agung M Prasetyo sehubungan cuitan Andi Arief soal kader Partai Demokrat yang pindah ke NasDem, juga seruan tagar 2018GantiPresiden.

Politikus pindah parpol sudah ada sejak “zaman kuda gigit besi”, tapi entah mengapa Andi Arief terkesan sewot atas kepindahan Ketua DPD PD Sulut, Vicky Lumentut ke NasDem. Rupanya ada cuitan kader Demokrat lainnya, Yan Harahap yang menduga kepindahan Vicky Lumentut terkait kasus dana banjir yang sedang diusut Kejagung. Dari sinilah muncul balasan cuitan Andi Arief di atas tadi.

SBY minta maaf lewat akun Twitter-nya karena menurutnya cuitan Andi Arief itu terlalu keras, tapi cuitan SBY lainnya mengatakan seperti ini.

“Pernyataan spontan AA tersebut mungkin berlebihan dan membuat tak nyaman Pak Jokowi dan Pak Prasetyo. Saya tahu AA mewakili perasaan jutaan kader Demokrat yang tidak terima partai dan pemimpinnya dilecehkan oleh Partai Nasdem” (detik.com).

Masih sebatas mungkin, toh? Sebenarnya terlalu keras atau mungkin berlebihan cuitan Andi Arief itu?

SBY pun tahu Andi Arief mewakili perasaan jutaan kader Demokrat, tapi bukan SBY lho…yang mengatakan Partai Nasdem telah melecehkan Partai Demokrat dan pemimpinnya.

“Meskipun saya yakin Pak Jokowi tidak tahu-menahu, beliau pasti bisa rasakan perasaan kader Demokrat. Semoga dapat dipetik hikmahnya,” kata SBY selanjutnya.

SBY yakin Jokowi tidak tahu soal kepindahan kader Demokrat Vicky Lumentut ke Nasdem, tapi di sisi lain yakin Jokowi bisa merasakan perasaan kader Demokrat. Jangan-jangan suatu hari nanti Jokowi akan pindah parpol dari PDIP ke Demokrat karena perasaannya yang bisa merasakan perasaan kader Demokrat. Artinya bisa saja seorang politikus pindah parpol karena perasaan, bukan dugaan kasus ini kasus itu.

Bermula dari kepindahan seorang politikus – hal yang biasa atau sudah ada sejak “zaman kuda gigit besi” -, kemudian melahirkan tudingan dan juga cuitan yang entah “terlalu keras atau mungkin berlebihan”, lalu SBY pun minta maaf.

“Jokowi, kejaksaan dan NasDem apa harus menunggu SBY menyerukan rakyat turun ke jalan untuk mengakhiri kebobrokan hukum yang digunakan untuk politik?” kata Andi Arief.

Ooo…rupanya sekadar ingin memberitahukan publik bahwa SBY masih memiliki pengaruh yang besar secara politik?

Entah siapa yang tertawa atas permintaan maaf SBY tadi, tapi Andi Arief pernah mengatakan “Jenderal Kardus” yang ditujukan kepada Prabowo yang sempat menghebohkan beberapa waktu lalu sepengetahuan Partai Demokrat.

Terlepas ada yang tertawa atau tidak atas permintaan maaf SBY kepada Jokowi dan Jaksa Agung M Prasetyo lewat akun Twitter-nya tadi, politik memang tak jauh dari strategi dan taktik, termasuk “taktik caper (cari perhatian)”.

Sumber gambar: youtube.com.

Category: NawacitaTags:
No Response

Leave a reply "SBY Minta Maaf, Siapa yang Tertawa?"