Romi Memang Hebat dan Layak Dapat Jempol?

Gonjreng.com – Romi memang hebat?

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi adalah seorang koruptor. 

Ia dijatuhi hukuman pidana 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan, namun Romi (Romahurmuziy) mengajukan banding.

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta akhirnya menjatuhi vonis pidana 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Berkurang masa hukuman Romi, bukan bertambah.

Sila baca juga: Ya Tuhan, Koruptor Dikurangi Hukumannya!

Sejak dulu korupsi sudah seperti penyakit akut dan kronis di negeri ini. Meski era Soeharto (Orde Baru) yang penuh dengan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) sudah tumbang lebih dari 20 tahun lalu, tapi tetap saja korupsi belum bisa dihilangkan atau dilenyapkan hingga era Jokowi saat ini.

Diperkirakan masih tetap akan ada kasus-kasus korupsi pada masa pemerintahan Jokowi periode kedua (2019-2024). Ingat, jangan lupa kasus Jiwasraya dan Asabri.

Entah kapan korupsi bisa diberantas dari negeri ini, tapi masih saja ada pihak yang merasa yakin dan mengatakan Indonesia bisa menjadi negara super power selain Vietnam, India, dan Meksiko. 

Sila baca: Antek China dan Ekonom Senior Rizal Ramli

Apakah kalau Indonesia sudah tidak menjadi antek China atau antek negara manapun, Indonesia bisa menjadi negara super power, sementara korupsi masih saja terus merajalela? Mikir…

Pada Rabu, 29 April 2020 malam, Romi yang tadinya menyandang status koruptor bebas merdeka dan keluar dari penjara menenteng 3 koper merah yang ia gunakan selama menjalani masa tahanan. 

Menurut Romi, pembebasan yang diberikan kepada dirinya merupakan sebuah berkah di bulan suci ramadhan. 

Entah ada hubungannya atau tidak, diperkirakan tidak banyak orang yang peduli dengan pernyataannya tadi.

Ia pun mengaku belum puas dengan putusan yang telah ditetapkan oleh pengadilan karena menurut penilaiannya belum sesuai fakta hukum yang ada. 

Sumber berita.

Ketika masih berstatus tersangka atas kasus dugaan suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama, Jokowi mengatakan Romi adalah seorang kawan.

“Apa pun, Pak Rommy adalah kawan kita. Sudah lama dan juga ikut dalam Koalisi Indonesia Kerja juga sudah lama. Kita sangat sedih dan prihatin,” kata Jokowi di sini.

Seorang koruptor bernama Romi (Romahurmuziy), mantan Ketua Umum PPP, kini sudah menghirup udara bebas, tapi apakah ia memang orang hebat dan layak mendapat acungan jempol?

Sebaiknya jangan terlalu cepat mengatakan seperti itu. KPK sudah mengajukan kasasi.

Jika kasasi KPK tadi dikabulkan oleh pengadilan, maka Romi (Romahurmuziy) kembali masuk penjara.

Markitung, mari kita tunggu saja.

***

Sumber gambar: detik.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *