Ranu Kumbolo, Perjalanan yang Melelahkan dan Menyenangkan

Ranu Kumbolo
Ranu Kumbolo

Gonjreng.com – Ranu Kumbolo (2400 dpl) adalah sebuah danau yang terletak di kaki Gunung Semeru (3.676 m dpl). Luasnya sekitar 15 hektar, termasuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Mengenai Ranu Kumbolo untuk selengkapnya bisa dicari dan dilihat pada situs-situs yang banyak bertebaran di dunia maya.

Pada (19-21) Juli 2018 Umsu Jisu memiliki keinginan untuk melakukan perjalanan dan kemping sehari di sana. Sebelumnya pun kami telah melakukan perjalanan ke Gunung Prau (Dieng), Halimun (Bogor), Papandayan, Banten dan lainnya.

Kali ini jumlah rombongan yang pergi ke Ranu Kumbolo berjumlah 21 orang (16 perempuan dan 5 lelaki). Setelah tiba di kota Malang (18/7/2018) dan menginap di sana, kami pun pergi ke Tumpang untuk menyewa jeep menuju Desa Ranu Pani.

Di Desa Ranu Pani (19/7/2018) kami kembali menginap di sana dengan menyewa rumah penduduk yang bisa menampung semua anggota rombongan.

Esok paginya (20/7/2018) setelah memenuhi semua persyaratan mendaki Gunung Semeru, kami pun memulai sebuah perjalanan yang melelahkan.

Karena usia sudah tidak muda lagi – makanya dinamakan Umsu Jisu (umur sunset jiwa sunrise) – sejak awal sudah ditekankan pendakian ini tidak memasang target berapa jam tiba di Ranu Kumbolo. Santai saja sesuai kemampuan, kalau lelah ya istirahat.

Pepatah mengatakan “Tak Lari Gunung di Kejar, Tak Pindah Danau di Dekati”.

Gempor? Wajarlah gempor atau kaki ini terasa pegal karena perjalanan yang panjang dan melelahkan, juga mengingat usia yang tidak muda lagi, namun tekad kuat serta hati senang bisa mengalahkan segala rintangan tadi.

Tidak ada yang tidak bisa, tidak ada yang tidak mungkin. Semua bisa, semua mungkin.

Jika yang melakukannya pendaki muda waktu tempuh ke Ranu Kumbolo setelah melewati empat pos yang ada sekitar 3 saja, sedangkan kami berangkat dari bawah pukul 08.30, tiba di Ranu Kumbolo pukul 14.20 atau sekitar 6 jam perjalanan.

Semua rasa lelah dan kaki yang pegal pun seolah hilang ditelan kegembiraan serta rasa syukur di hati setibanya di Ranu Kumbolo.

Sila simak video perjalanan Umsu Jisu ke Ranu Kumbolo di kaki Gunung Semeru tadi.

Kepada angin dan burung-burung
Matahari bernyanyi
Tentang daun dan embun jatuh
Sebelum langit terbuka – 
Franky & Jane

Category: PelangiTags:
No Response

Leave a reply "Ranu Kumbolo, Perjalanan yang Melelahkan dan Menyenangkan"