Makam Napoleon Bonaparte yang Indah dan Megah

0 599
Napoleon Bonaparte
Napoleon Bonaparte

Gonjreng.com – Saya menatap lapangan luas di hadapan saya, bahkan sangat luas yang dikelilingi oleh bangunan berbentuk huruf U berhias patung-patung, dan sederet meriam kuno di tiap sisinya. Dua bendera raksasa Perancis yang menjuntai dari bangunan di hadapan saya menjadi latar belakang yang gagah. Saat itu saya sedang berada di Hotel National des Invalides Paris. Di komplek ini terdapat Museum Angkatan Bersenjata Perancis (Musèe de l’Armee), dan makam Napoleon Bonaparte (Tombeau de Napoleon).

Makam Napoleon dahulunya merupakan kapel kerajaan berkubah besar. Terlihat sebuah salib raksasa di bawah naungan mahkota kerajaan berlapis emas yang megah saat memasuki makam tersebut. Di bawah kubah terdapat void hingga ke lantai bawah yang dikelilingi pilar besar berhias patung bidadari.

Di sekeliling void di balik pilar terdapat beberapa peti penyimpanan jenazah atau sarkofagus, dan beberapa nisan yang dihiasi patung marmer. Di sini disemayamkan jenderal pembantu dan saudara lelaki Napoleon, juga Napoleon II, putra Napoleon Bonaparte dari istri keduanya Marie Louise (Austria).

Saya baru tahu bahwa ada tiga Napoleon yang pernah berkuasa di Perancis. Napoleon II hanya berkuasa selama 6 hari saja saat dia berusia 3 tahun, sedangkan Napoleon III atau Louis Napoleon Bonaparte, keponakan dari Napoleon I bertahta pada tahun 1848 – 1870.

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte

Menuruni tangga, kemudian terowongan yang cukup gelap, saya pun tiba di depan pintu yang terbuat dari tembaga dengan patung penjaga di kedua sisinya. Di atas pintu terdapat tulisan “Saya ingin dimakamkan di tepi sungai Seine di antara rakyat Perancis yang sangat saya cintai”, dikutip dari wasiat Napoleon.

Setelah melewati pintu, di hadapan saya terlihat sarkofagus tempat sang kaisar berada. Keheningan meliputi makam yang berada tepat di bawah kubah berhias lukisan indah dan ukiran rumit berwarna emas yang bergaya baroque. Lantai makamnya pun terbuat dari marmer beraneka warna yang mewah.

Sarkofagus yang terbuat dari marmer merah tadi diletakkan di atas penyangga berupa batu granit hijau. Ternyata di dalamnya masih terdapat 5 lapis peti mati lagi yang terbuat dari besi, kayu mahogani, eboni, dua lapis timah, dan kayu oak. Di dalam peti mati berlapis 5 tadi jenazah Napoleon Bonaparte diletakkan, berpakaian seragam lengkap dengan topi di kakinya.

Napoleon Bonaparte meninggal di pembuangannya di pulau St Helena tahun 1821, dan tahun 1840 jasadnya dipindahkan ke Paris. Selama pembuatan makamnya, Napoleon disemayamkan di kapel St Jerome hingga tahun 1861. Semua Napoleon berpulang di pengasingan. Napoleon II di Austria (negara ibunya), sedangkan Napoleon III di Inggris. Perlahan saya melangkah keluar dari sebuah makam yang indah dan megah. Makam seorang jenderal dan penguasa Eropa yang hebat, sang kaisar Napoleon Bonaparte.

* Darmayani Utami. Sumber: wikipedia, history.com, napoleon.org. Sumber foto:pxhere.com.

Category: KelanaTags:
No Response

Leave a reply "Makam Napoleon Bonaparte yang Indah dan Megah"