Mahfud MD Bicara tentang Kebebasan dan Kemerdekaan

Gonjreng.com – Mahfud MD bicara tentang kebebasan dan kemerdekaan lewat akun Twitter-nya hari ini (01/05/20).

Menko Polhukam pada kabinet Jokowi periode kedua ini mengatakan sbb:

“Kebebasan terkadang membuat kehilangan kebebasan. Kemerdekaan seringkali menyebabkan hilangnya kemerdekaan. Ketika kita mengekspresikan kebebasan dan kemerdekaan dgn info yg salah maka bisa jadi kita menjadi tak bebas dan tak merdeka krn di-kejar2 oleh hukum utk membuktikannya”.

Apa maksud Mahfud MD bicara seperti itu, terutama pada kalimat “info yang salah”?

Tidak ada penjelasan lebih lanjut, dan nitizen pun memberikan beragam komentar atas kicauan Mahfud MD tadi.

Ada nitizen yang bertanya apakah Mahfud MD sedang menyindir Said Didu yang bermasalah dengan Luhut?

Siapa sebenarnya yang sedang disindir saat Mahfud MD bicara tentang kebebasan dan kemerdekaan serta info yang salah tadi?

Ada juga nitizen yang mengatakan Mahfud MD sedang menyindir dirinya sendiri karena mendapat info yang salah.

Pada 29/02/20 Mahfud MD mengatakan media sosial tidak bisa dipercaya ketika timbul kecurigaan bahwa virus corona sudah masuk dan menyerang Indonesia.

Menurutnya, ada yang sengaja membuat isu seperti itu, dan ia pun memastikan Indonesia masih nol virus corona.

“Coba kalau ada dimana itu virus Corona. Itu kan cuma orang mau bikin isu. Tidak (ada virus corona di Indonesia) sampai hari ini ya. Saya tidak tahu kalau sampai besok tapi sampai hari ini tidak. Sampai hari ini Indonesia masih zero corona,” kata Mahfud MD bicara tegas di sini.

Dua hari kemudian, 02/03/20, Jokowi mengumumkan ada dua orang positif terpapar virus corona di Indonesia.

Masih ada nitizen lainnya yang menanggapi kicauan Mahfud MD tadi, dan terkesan bingung dengan kalimat ” info yang salah”, tapi sekali lagi, hingga saat ini tidak ada penjelasan lebih lanjut dan rinci dari Mahfud MD terkait pernyataannya itu.

Mahfud MD bicara tentang kebebasan dan kemerdekaan, meski saat ini sudah era reformasi di bawah rezim Jokowi.

Tapi kalau menengok ke belakang saat era Orde Baru atau rezim Soeharto masih berkuasa, ada juga pejabat negara yang bicara tentang kebebasan.

Rezim Soeharto atau Orde Baru mengekang kebebasan berbicara, tapi ada pejabat negara yang mengatakan tentang kebebasan yang bertanggung jawab.

Kebebasan yang bertanggung jawab?

Apa itu?

Secara garis besarnya adalah kebebasan yang tidak sembarang berbicara, tapi bisa dipertanggungjawabkan apa yang telah dikatakannya. Namun di balik itu seolah-olah ingin mengesankan bahwa tidak benar rezim Soeharto atau Orde Baru membungkam kebebasan berbicara.

Ada juga pihak yang menanggapi pernyataan pejabat negara yang mengatakan “kebebasan yang bertanggung jawab” tadi sebagai hal yang seharusnya tidak perlu dibicarakan lagi.

Mengapa?

Karena di dalam kebebasan memang sudah ada tanggung jawab itu.

Sejarah berulang?

Apakah ketika Mahfud MD bicara tentang kebebasan dan kemerdekaan tadi hanya merupakan sebuah nasihat?

Jika ya, siapa yang sedang dinasihatinya?

Jangan-jangan Menko Polhukam Mahfud MD sedang menasihati dirinya sendiri.

***

Sumber gambar: detik.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *