Kasus Ravio Patra Ditanggapi Mahfud MD?

Gonjreng.com – Kasus Ravio Patra yang belakangan ini cukup menghebohkan ditanggapi Menko Polhukam Mahfud MD.

Bingung!

Apakah pantas atau layak kasus Ravio Patra tadi ditanggapi oleh seorang Menko Polhukam Mahfud MD? 

Memangnya siapa itu Ravio Patra?

Sila baca juga: Ravio Patra Itu Siapa Sih? Kayak Ngetop Aja.

Ada apa sebenarnya? Mengapa kasus Ravio Patra sampai ditanggapi oleh Menko Polhukam Mahfud MD?

Salah satu menteri Jokowi pada kabinet sekarang ini dalam menanggapi kasus Ravio Patra tadi pun mengeluarkan pernyataan yang cenderung standar atau normatif. Menurutnya, masyarakat sebaiknya lebih berhati-hati setiap kali mengeluarkan pernyataan ke publik.

Masih menurut Menko Polhukam Mahfud MD, saat ini banyak berita atau informasi di media sosial yang bernada provokatif dan sering memancing keributan di masyarakat.

Timbul pertanyaan.

Pertama, apakah Mahfud MD sedang berusaha mengekang kebebasan berbicara, makanya ada dikatakannya agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berbicara? Atau sekadar nasihat belaka?

Kedua, apa buktinya banyak berita atau informasi di media sosial yang bernada provokatif dan sering memancing keributan di masyarakat? Seperti apa ukuran “banyak” menurut Mahfud MD tadi?

Tidak tertutup kemungkinan masih ada pertanyaan lainnya, tapi apapun pertanyaan lainnya itu, cukup mengherankan seorang Menko Polhukam menanggapi kasus Ravio Patra.

Apakah tidak ada urusan negara yang jauh lebih penting untuk ditanggapi?

Misalnya kasus Asabri, salah satu kasus dugaan korupsi gila-gilaan atau mega skandal selain kasus Jiwasraya.

Meski era Soeharto (Orde Baru) sudah tumbang lebih 20 tahun lalu, tapi masih saja ada kasus mega skandal tadi.

Sila baca: Ya Tuhan, Koruptor Dikurangi Hukumannya!

Sudah berbulan-bulan lamanya kedua kasus mega skandal itu diketahui publik, tapi hingga kini belum satupun tersangkanya diajukan ke pengadilan.

Selain itu, untuk kasus Jiwasraya sudah ada beberapa orang tersangka, sementara tersangka kasus Asabri belum ada satupun, seolah-olah kasusnya tak tersentuh.

Mahfud MD adalah pejabat pertama yang mengungkapkan kepada publik ada kasus dugaan korupsi yang mirip kasus Jiwasraya, kemudian disebut sebagai kasus Asabri.

Bagaimana tanggapan Mahfud MD terkait belum ada satupun tersangka pada kasus Asabri, meski kasus tersebut sudah cukup lama diketahui publik?

Hingga saat ini tidak ada media yang memberitakan tanggapan atau komentar Mahfud MD tentang hal itu.

Apakah tidak sebaiknya Mahfud MD menanggapi kasus Asabri tadi daripada menanggapi kasus Ravio Patra?

***

Sumber berita dan gambar: cnnindonesia.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *