Jakarta Lockdown, Apakah Perlu Dilakukan?

Gonjreng.com – Jakarta lockdown, atau Jakarta melakukan penguncian diri, apakah memang perlu dilakukan secepatnya akibat serangan virus corona saat ini?

Beberapa negara seperti Cina (Wuhan), Italia, Mongolia, dan Filipina telah melakukan lockdown tadi.

Jakarta Lockdown artinya akses masuk dan keluar dari Jakarta dikunci demi mencegah penyebaran virus corona, juga melarang segala pertemuan yang melibatkan banyak orang, melakukan penutupan sekolah, hingga tempat-tempat umum dengan harapan risiko penularan virus corona pada masyarakat bisa berkurang.

Mengenai penutupan sekolah, DPR RI mendesak pemerintahan Jokowi untuk menutup seluruh sekolah dan universitas di Indonesia guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (covid-19). 

“Agar tidak terjadi kondisi seperti di Italia, Iran, dan Korea Selatan, Kami mendesak agar semua aktivitas sekolah diliburkan untuk sementara waktu hingga situasi penyebaran virus mereda,” kata Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda seperti dikutip dari cnnindonesia.com.

Sementara Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Anies Baswedan mengeluarkan keputusan untuk melakukan Jakarta lockdown secepatnya mengingat saat ini korban akibat virus corona terbanyak ada di ibu kota.

“Saya mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk segera melakukan lockdown. Isolasi satu Jakarta. Dengan penyebaran yang sudah sampai di seluruh wilayah Jakarta ini,” kata Ahmad Sahroni.

Anggota Dewan terlihat cemas atas penyebaran virus corona hingga mendesak agar dilakukan Jakarta Lackdown.

Sekali lagi, apakah memang sudah diperlukan Jakarta lockdown secepatnya?

Menurut Juru Bicara pemerintah untuk penanganan kasus virus corona atau covid-19, Achmad Yurianto, melakukan lockdown memiliki konsekuensi terjadi kenaikan orang yang terjangkit virus corona, berdasarkan pengalaman di kapal Diamond Princess. Yang sakit dan sehat bercampur jadi satu dan tak bisa ke mana-mana. Mereka yang terjangkit virus corona justru bertambah dengan cepat.

Masyarakat awam yang kurang mengerti tentang virus corona dan penyebarannya tidak tahu mana yang terbaik, apakah perlu atau tidak melakukan lockdown, seperti Jakarta lockdown, Bali lockdown, dst.

Anggota Dewan, pemerintah, Jokowi, Anies Baswedan sebagai pemimpin bangsa ini sebaiknya pikirkan masak-masak, perlu atau tidak melakukan Jakarta lockdown atau daerah lainnya, serta mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

Ketika keputusan sudah diambil, semua pihak mendukung, atau jangan ada lagi perdebatan yang panjang dan melelahkan sekaligus buang-buang waktu percuma.

Pikirkan, putuskan, cepat, dan tepat.

***

Sumber gambar: cnbcindonesia.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *