Indonesia Sedang Kehilangan Pemimpin?

Gonjreng.com – Indonesia sedang kehilangan pemimpin dalam penanganan pandemi virus corona (Covid-19) yang saat ini sedang melanda dan menyerang dunia, termasuk Indonesia.

Korban virus corona setiap hari semakin bertambah saja. 

Per 26 Maret 2020 tercatat sebanyak 471.468 korban virus corona di dunia, di antaranya 21.295 meninggal, dan 114.642 orang yang dinyatakan sembuh.

Untuk Indonesia tercatat 893 orang terjangkit Covid-19, di antaranya 78 orang meninggal dunia, dan 35 orang sembuh.

sumber gambar: cnnindonesia.com

Siapa yang mengatakan Indonesia sedang kehilangan pemimpin tadi?

Dia adalah politikus Partai Gerindra dan Anggota Dewan Fadli Zon yang masih ngotot agar pemerintahan Jokowi segera menerapkan kebijakan lockdown untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak lagi akibat serangan virus corona (Covid-19).

“Saya selalu ingatkan pemerintah agar lockdown sejak 12 hari lalu. Tapi tidak digubris. Saya sudah menulis surat terbuka dengan segala argumentasi”, kata Fadli Zon lewat akun Twitter-nya.

Pemerintah belum memutuskan untuk mengambil kebijakan lockdown, masih melakukan imbauan social distancing yang kini berubah menjadi physical distancing.

“Negeri ini memang sedang kehilangan pemimpin. Tugas saya sebagai wakil rakyat, mengawasi dan mengingatkan pemerintah. Keputusan ada di tangan pemerintah,” kata Fadli Zon menambahkan.

Cuitan politikus Partai Gerindra tadi membalas cuitan akun seseorang.

Sumber gambar: akun Twitter Fadli Zon.

Cukup keras kritikan Fadli Zon, politikus Partai Gerindra dengan ketua umum Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai menteri pertahanan pada kabinet Jokowi periode kedua.

Benarkah Indonesia sedang kehilangan pemimpin dalam penanganan pandemi virus corona (Covid-19)?

Tidak tertutup kemungkinan ada sebagian pihak yang menuding Fadli Zon bawel, nyinyir, caper (cari perhatian), carmuk (cari muka), dan seterusnya.

Bahkan mungkin ada yang mengatakan Fadli Zon seperti “Amien Rais Kedua”.

Partai Amanat Nasional (PAN) pada kabinet Jokowi periode pertama menjadi bagian dari parpol pendukung pemerintah, tapi Amien Rais tetap saja menyerang dari luar.

Di sisi lain, seperti dikatakan Fadli Zon dalam cuitannya tadi, sudah merupakan tugasnya sebagai Anggota Dewan untuk mengawasi dan mengingatkan pemerintah.

Kesimpulan sederhananya, apakah benar Indonesia sedang kehilangan pemimpin seperti kata Fadli Zon tadi, terserah pendapat masing-masing saja.

Indonesia adalah negara bebas, merdeka (tahun ini sudah 75 tahun), dan demokrasi.

Asal alasannya jelas saja ketika mengatakan setuju atau tidak setuju Indonesia sedang kehilangan pemimpin saat ini.

***

Sumber gambar: tribunnews.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *