Hallstatt, Kota Kecil “Negeri Dongeng”

0 371
Hallstatt
Hallstatt

Gonjreng.com – Hallstatt merupakan kota kecil cantik yang terletak di kaki pegunungan Dachstein di tepi danau Hallstatt, di Austria.

Keunikan kota ini terletak pada rumah-rumah tradisionalnya yang dibangun di lereng bukit. Air danau jernih yang memantulkan bayangan rumah-rumah itu di lereng bukit yang berlatar belakang pegunungan tinggi membuat kita seperti sedang berada di sebuah kota kecil di negeri dongeng. Tidak heran Unesco memasukkan Hallstatt ke dalam daftar warisan dunia pada tahun 1997.

Di kota kecil yang indah ini kita bisa berjalan menyusuri jalan kecil di pinggir danau sambil memberi makan angsa. Ada beberapa toko suvenir cantik dan unik yang bisa kita kunjungi. Namun karena wilayahnya kecil, hanya kurang dari 60 kilometer persegi, dan hanya berpenduduk kurang dari 1000 jiwa, tidak butuh waktu lama untuk mengeksplor seluruh kota ini.

Kota ini tidak hanya cantik namun juga memiliki keunikan lain. Kota ini memiliki tambang garam. Hah? Tambang garam di pegunungan? Ya! Kegiatan penambangan garam telah dimulai sejak jaman pra-sejarah, lho. Banyak penemuan arkeologi yang menunjukkan penambangan telah dilakukan pada abad 8 sebelum Masehi. Tambang garam Hallstatt disebut sebagai tambang garam tertua di dunia.

Garam sangat berharga di zaman dahulu, apalagi di pegunungan yang jauh dari laut. Tambang garam itu juga yang membuat Hallstatt menjadi makmur. Selain garam, kota ini menyimpan peninggalan organik kuno lainnya seperti kain, kayu dan kulit – yang banyak ditemukan dalam keadaan masih utuh.

Hallstatt

Hallstatt

Meski penambangan garam berhenti beroperasi di musim dingin, namun situsnya masih terbuka untuk turis. Letaknya yang berada di ketinggian juga memberikan pemandangan yang menawan ke arah danau dan kota Hallstatt. Tambang garam ini ditutup antara bulan Desember – Maret.

Kita juga bisa mengunjungi museum, yang menyimpan benda-benda peninggalan arkeologi bangsa Kelt yang ditemukan di sekitar tambang. Kebudayaan Kelt adalah kebudayaan kuno yang ada di wilayah itu di rentang waktu tahun 800 – 450 sebelum Masehi. Di dekat tambang terdapat kuburan yang berasal dari zaman besi, yang diperkirakan merupakan kuburan para pekerja tambang di masa kuno. Kuburan ini ditemukan pertama kali pada tahun 1846, dan hingga saat ini telah ditemukan lebih dari 1300 kuburan yang menyimpan lebih dari 2000 kerangka kuno.

Konon, saking terpesonanya pada kecantikan Hallstatt, sebuah perusahaan tambang Cina membuat replika kota Hallstatt secara utuh di kota Luoyang, di wilayah Boluo pada tahun 2012. Di pusat kota “Hallstatt” tiruan ini terdapat juga gereja, air mancur, dan berbagai obyek seperti yang terdapat di kota asalnya. Nah, kita akan mengunjungi yang mana? Yang di Cina? Tentunya tidak akan sama dan seindah aslinya, kan?

* Dari berbagai sumber. Sumber gambar: koleksi pribadi.

Category: KelanaTags: