Facelift Terbaik di Dunia adalah Kebahagiaan

Facelift Terbaik di Dunia adalah Kebahagiaan

Gonjreng.com – Sejak muda, aku termasuk paling tomboy di antara teman-teman perempuanku. Di antara mereka yang senang berpakaian feminin dan elegan, biasanya aku memilih baju praktis dan nyaman. Dan, di tengah topik percakapan perempuan yang abadi sepanjang segala abad, biasanya aku akan ‘lost in space’, meski tetap jadi pendengar setia. Apakah topik obrolan perempuan yang abadi itu?

Ada urut-urutannya. Pertama, pada saat bertemu kita akan memandangi wajah teman-teman dengan ‘cara seksama dan dalam tempo selama-lamanya’. Kemudian setelah hasil pengamatan memuaskan, tahap selanjutnya adalah interview. “Apa yang kau lakukan pada wajahmu? Produk perawatan kulit apa yang kau pakai? Kamu pergi ke klinik perawatan kulit yang mana? Dokter kulit mana yang kau kunjungi?”

Biasanya aku akan ikut semangat menjadi pewawancara. Itu bukan karena aku berniat membeli produk perawatan kulit yang canggih, atau ingin pergi ke klinik dokter kulit ternama, tetapi karena aku benar-benar terpesona pada wajah teman-teman yang halus mulus seperti disetrika. Aku terkagum-kagum pada produk perawatan yang bekerja ajaib. Tetapi karena aku paling malas merawat wajah, biasanya aku terbebas dari wawancara.

Namun, tidak beberapa hari lalu. Saat sedang berkumpul bersama beberapa sahabat, tiba-tiba salah seorang dari mereka memandangiku dengan cermat. “You look radiant!” ujarnya. “Saat ini mukamu yang paling gak berkerut. Kamu pakai apa?”

Hah? Aku terbengong-bengong. Sesungguhnya, aku hampir tidak pernah pakai apa-apa. Bahkan sejujurnya, aku hampir tidak pernah membersihkan muka dengan khusus, kecuali pada saat mandi dengan sabun scrub.

“Kamu pakai apa?” seorang teman lainnya ikut mendesakku.

Aku tertawa. Lalu aku menjawab dengan sungguh-sungguh, “Aku gak pakai apa-apa. Oh. Maybe… because I am happy. Yeah! That’s it! Because I am happy!”

Aku masih ketawa-tawa saat menyadari mereka memandangiku dengan sorot mata yang super-duper aneh. Rupanya bagi mereka jawabanku sangat di luar jargon, seperti pesan dari makhluk asing planet Mars. Singkatnya, mereka tidak percaya.

“Kamu pasti pakai sesuatu…” mereka terus mendesakku, sampai aku jadi berpikir. Apa ya? Aku pakai apa sebenarnya? Oh. Tiba-tiba aku teringat. Sekali-sekali, once in a blue moon, di malam hari aku kadang memerciki wajahku dengan tonik wajah.

“Barangkali… tonik wajah ini?” dengan ragu-ragu aku menyebutkan nama sebuah produk kecantikan yang terkenal. Dan aku kaget melihat wajah mereka langsung sumringah, seakan-akan berhasil memecahkan suatu misteri besar.

“Itu yang membuat wajahmu bercahaya!”

Serentak, dengan puas mereka memutuskan itulah jawaban tepat yang bisa diterima akal sehat. Ah, sudahlah. Aku tersenyum memandangi sahabat-sahabatku yang lucu. Namun aku tahu, jawaban yang benar adalah: kebahagiaan.

“Happiness is the best face-lift in the world.”

* Laksmi D. Haryanto. Foto: koleksi pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *