Dipecat Jokowi Secara Tidak Terhormat

Gonjreng.com – Dipecat Jokowi secara tidak terhormat melalui surat bernomor B-III/Kemensetneg/D-3/AN.01.01/03/2020, sebagai tindak lanjut dari putusan DKPP RI bernomor DKPP 317-PKE-DKPP/2019. 

Bagaimana rasanya?

Pahit, sepahit empedu?

Jangankan oleh Jokowi, tapi siapapun yang memecat secara tidak terhormat karena alasan tidak menjalankan pekerjaan atau tugasnya dengan baik dan benar merupakan aib, hal yang memalukan.

Entah apapun jabatannya, misal menteri, kalau dipecat Jokowi secara tidak terhormat rasanya tidak enak. 

Namun kalau melihat perjalanan politik selama masa pemerintahan Jokowi periode pertama (2014-2019) tidak ada menteri yang dipecat secara tidak terhormat. Mereka hanya diganti dengan sosok lain, biasa dinamakan reshuffle tanpa embel-embel tidak terhormat.

Kalau ada sebagian pihak yang menilai tidak berbeda dengan dipecat Jokowi secara tidak terhormat, makanya diganti, terlalu berlebihan.

Hal yang biasa kalau ada pergantian atau reshuffle itu, bukan sesuatu yang baru dan aneh. Jangan pula kaget atau terperanjat jika ada menteri yang dipecat pada periode kedua (2019-2024) karena dinilai tidak baik dan benar saat menjalankan tugas atau pekerjaannya.

Memang tidak ada menteri yang dipecat Jokowi secara tidak terhormat, apalagi melalui surat bernomor B-III/Kemensetneg/D-3/AN.01.01/03/2020.

Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Evi Novida Ginting Manik yang dipecat dari jabatannya secara tidak terhormat tadi. 

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI memutuskan dirinya bersalah dalam kasus dugaan pelanggaran etik terkait penentuan hasil pileg DPRD Provinsi Kalimantan Barat pada Pemilu 2019, lalu keluar Keputusan Presiden RI. 

“Dengan hormat bersama ini kami beritahukan bahwa berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 34/P Tahun 2020 tanggal 23 Maret 2020, telah ditetapkan pemberhentian dengan tidak hormat Anggota Komisi Pemilihan Umum atas nama Dra. Evi Novida Ginting Manik, M.SP,” tulis surat Keputusan Presiden RI (cnnindonesia.com).

Sekali lagi, tidak enak rasanya dipecat secara tidak terhormat itu, bukan hanya oleh Jokowi saja, tapi siapapun yang memecat.

Kalau tidak mau dipecat, jalankan tugas atau pekerjaan yang ada secara baik dan benar.

***

Sila baca juga: Anies Dihantam Hoaks Surat Seruan Gubernur.

Sumber gambar: cnnindonesia.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *