Angin Barat #2, Puisi Mary Oliver yang Kaya Arti

Gonjreng.com – Angin Barat #2, Puisi Mary Oliver yang Kaya Arti

Kau muda. Maka kau tahu segalanya. Kau loncat
ke perahu dan mulai mendayung. Tapi dengarkan aku.
Tanpa ramai-ramai, tanpa sungkan, tanpa
ragu, aku bicara langsung ke jiwamu. Dengarkan aku.
Angkat dayungmu dari air, biarkan tanganmu istirahat, dan
hatimu, dan sedikit kepandaian hatimu, dan dengarkan
aku. Ada pilihan hidup tanpa cinta. Nilainya tak lebih dari
koin satu sen yang terbuang di jalan, atau sepatu rombeng. Tak lebih
dari mayat anjing yang sembilan hari tak terkubur. Ketika kau dengar,
dari jarak satu mil dan belum terlihat, gemuruh air
yang berputar dan bergulung, bergejolak pecah di antara
batu-batu tajam – saat kau dengar deburan yang
tak mungkin salah – saat kau rasakan uap air di mulutmu
dan indramu menangkap pertempuran, jatuh meluncur,
terjun dan beruap – maka dayung, dayunglah perahumu ke sana,
seakan hidupmu tergantung darinya.

* Diterjemahkan bebas oleh Laksmi D. Haryanto. Sumber: West Wind #2 by Mary Oliver, Ten Poems to Open Your Heart by Roger Housden, Harmony, 2003. Foto: Laksmi D. Haryanto.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *