Akupunktur Mengalirkan Bio Energi Ci

3 311
Akupunktur
Akupunktur

Gonjreng.com – Akupunktur atau tusuk jarum adalah terapi menusukkan sejumlah jarum ke dalam kulit untuk menyeimbangkan tubuh. Landasan falsafah ilmiahnya adalah, setiap kehidupan mengalirkan Ci (bio energi). Ci bersirkulasi menurut irama tertentu, melalui saluran hipotesis yang disebut meridian. Di meridian inilah titik akupunktur berada. Jarum disposable (sekali buang) memiliki panjang yang beragam sesuai dengan bagian tubuh yang akan diterapi. Kedalaman jarum yang masuk ke tubuh pun berbeda-beda.

Titik-titik akupunktur dirangsang untuk mengembalikan aliran Ci yang tidak seimbang. Seni menusukkan jarum, kombinasi titik, sampai teknik simulasi biasanya berbeda-beda di antara para akupunkturis. Dan inilah salah satu sebabnya akupunktur sulit diterima di dunia kedokteran. Padahal banyak juga dokter yang mengakui bahwa akupunktur pada banyak kasus tak hanya mampu mengatasi masalah utama, tapi juga bisa mengembalikan kesimbangan energi tubuh.

Yayasan Akupunktur Umum (YAU) yang digagas oleh Mr. Oey Liang San di daerah Ketapang Utara I, Jakarta Pusat, hampir genap berusia 50 tahun pada Mei 2018 nanti. YAU yang buka setiap hari, kecuali Kamis dan Minggu, selalu ramai dan padat pengunjung. Dua alasan utama mengapa para pasien datang ke akupunktur adalah biaya yang ringan, dan banyak yang tidak mau konsumsi obat dari dokter. Dengan biaya Rp. 60.000,- per kunjungan yang relatif murah, para pasien datang untuk menyembuhkan berbagai keluhan kesehatannya. Dan bagi yang tidak mampu, jangan khawatir. Hanya cukup membawa surat keterangan tidak mampu dari RT/RW setempat, maka YAU akan mengobati secara gratis. Inilah bentuk kepedulian YAU.

Di YAU, semua shin-she yang kebanyakan turunan Tionghoa dan banyak yang lulusan sekolah kedokteran di Cina, melayani ratusan pasien dengan ramah. Mereka tidak sedikit pun meremehkan atau memandang sebelah mata kepada pasien-pasiennya, meski mayoritas berbeda suku dan kepercayaan. Semua pasien mendapat perlakuan  sama, dengan tujuan sama pula, yakni membantu mengurangi keluhan dan bahkan menyembuhkan penyakit yang diderita.

Pasien dipanggil sesuai dengan urutan nomer pendaftaran. Saat pemeriksaan awal, para shin-she akan mengukur nadi dengan seksama di kedua pergelangan tangan, mengecek lidah, mananyakan keluhan, dan mengukur tensi pasien. Seperti prajurit di medan laga, para sin-she itu menjalankan tugasnya dengan tekun. Kalau dulu ada istilah “Ksatria Bergitar”, mereka bisa dijuluki “Ksatria Berjarum”. Dalam 70 bilik praktek tertutup tirai berwarna putih, dengan alas tidur serta bantal dan guling yang juga serba putih, sehari-hari mereka berusaha menyembuhkan pasien. Semua teratur, bersih dan tenang.

* Witdya Pudjanarko. Sumber gambar: wikimedia.org.

Category: HakikatTags:
3 Responses
  1. author

    Yuri Alfianti2 years ago

    makasih Bu Wit..bagus dan bermanfaat sekali

    Reply
    • author

      wpudjanarko2 years ago

      Mudah-mudahan bermanfaat ya Yuri…

      Reply
  2. author

    Chaerul2 years ago

    Benar Bu Witdya apa disampaikan tersebut, karena ci yang kita punya tidak pernah dilatih sehingga energi yang ada di tubuh kita tidak lancar maka timbullah bermacam masalah dari masalah rohani sampai jasmani.
    Terimakasih atas pencerahan ibu

    Reply

Leave a reply "Akupunktur Mengalirkan Bio Energi Ci"