17 Kebiasaan Mendatangkan Kebahagiaan

Gonjreng.com – Happiness comes from within. Bahagia harus datang dari diri sendiri, kita ciptakan sendiri, dan harus dipraktekkan. Benarkah demikian? Berikut ini 17 kebiasaan yang mendatangkan kebahagiaan. Mana yang sudah Anda lakukan dan mana yang ingin Anda lakukan lebih banyak?

1. Tersenyum: Sebuah penelitian menyatakan, berpikir hal-hal yang positif dan tersenyum bisa mengaktifkan memori-memori positif.

2. Berlari: Aktivitas fisik membuat otak kita memproduksi hormon endorphin, yang memicu rasa senang yang bisa memperbaiki mood dan keseimbangan jiwa raga.

3. Berdoa: Kegiatan spiritual dan aktivitas keagamaan diasosiasikan dengan meningkatnya kebahagiaan dan mengatasi stress.

4. Tertawa: Tidak cuma bisa mengurangi stres, tertawa juga bisa memperbaiki mood dan menurunkan tanda-tanda kegelisahan dan depresi.

5. Berjalan-jalan di taman: Dengan meluangkan waktu dekat dengan alam, kita merasa lebih bahagia.

6. Melakukan kebaikan: Melakukan sesuatu yang menyenangkan orang lain bisa membuat kita lebih bahagia.

7. Mendengarkan musik gembira: Sebuah penelitian menemukan bahwa murid yang mendengarkan lagu-lagu gembira ketika mengerjakan sesuatu yang membutuhkan usaha, tingkat kegembiraannya naik.

8. Berjalan tegap: Orang yang berjalan tegap, dengan beat positif dan langkah lebih lebar, tangan mengayun serta kepala melihat ke depan atau ke atas, merasa lebih semangat.

9. Meditasi: Meditasi membantu menurunkan stres, menurunkan depresi ringan, juga meningkatakan kesehatan emosional dan kualitas tidur.

10. Menulis catatan syukur: Banyak penelitian menemukan korelasi kuat antara bersyukur dengan well-being, bahkan sejak kita berusia muda. Mengajarkan anak kecil bersyukur, terbukti meningkatkan emosi yang positif dan optimisme.

11. Berlibur: Berdasarkan penelitian di Belanda tahun 2010, merencanakan liburan bisa meningkatkan kebahagiaan sampai 8 minggu sebelum kita pergi.

12. Bermain dengan anak anjing: Satu penelitian menemukan bahwa bermain dengan anak anjing atau binatang peliharaan meningkatkan aktivitas otak bagian kiri — yaitu bagian yang diasosiasikan dengan kebahagiaan.

13. Tidur siang: Setelah mengingat sebuah daftar kata-kata, mereka yang kurang tidur ternyata mengingat 81% kata-kata yang konotasinya negatif (seperti ‘kanker’) dan hanya mengingat 41% kata-kata yang konotasinya positif atau netral (seperti ‘sinar matahari’). Telah terbukti juga bahwa menyuri waktu untuk tidur siang itu meningkatkan mood.

14. Menikmati secangkir teh hangat: Memperhatikan dan mengapresiasi hal-hal kecil yang terjadi dalam hidup bisa memrogram otak kita menjadi lebih bahagia dengan mengubah kecenderungan otak dalam bias negatif.

15. Kerja sosial: Kerja sosial bisa meningkatkan kebahagiaan, meringankan depresi dan membuat kita hidup lebih panjang.

16. Bercinta: Penelitian Institute for the Study of Labor menemukan bahwa mereka yang bercinta sedikitnya 4x seminggu itu lebih bahagia dan tidak mudah depresi, membuat jantung dan sistem kekebalan juga lebih kuat.

17. Mengingat masa-masa bahagia: Nostalgia masa lalu yang menyenangkan membuat kita menjadi lebih optimis menatap masa depan.

* Tri Oetami dengan kontributor Aldy The Coach. Foto: pixabay.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *