Kanker Payudara, Seputar Fakta dan Mitos

0 179
Kanker Payudara, Seputar Fakta dan Mitos
Kanker Payudara, Seputar Fakta dan Mitos

Gonjreng.com – Masih dalam rangka menyambut Bulan Peduli Kanker Payudara, Gonjreng ingin berbagi informasi seputar Fakta dan Mitos Kanker Payudara. Semoga informasi ini dapat meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan kewaspadaan para perempuan Indonesia terhadap kanker payudara.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi di tahun 2030 jumlah kematian akibat kanker mencapai 17 juta jiwa.  Dan 70% kematian akibat kanker terjadi di negara berkembang. Di Indonesia sendiri, berdasarkan urutan profil mortalitas kanker, kanker payudara menduduki urutan teratas (21,4%) penyebab kematian kaum perempuan. Mengapa? Karena 60% penderita datang (ke rumah sakit) setelah stadium lanjut.

Agar kita lebih waspada, berikut ini 10 FAKTA yang perlu diketahui:

  1. Penyebab penyakit ini belum diketahui pasti. Beberapa faktor risiko seperti jenis kelamin, usia, faktor genetis, riwayat keluarga, dan gaya hidup; hanya 30-40% saja yang teridentifikasi.
  2. Karena penyebabnya belum diketahui pasti, maka pencegahan terbaik yg dapat dilakukan adalah dengan deteksi dini. SADARI (periksa payudara sendiri) secara teratur merupakan cara deteksi dini paling mudah dan efektif agar kita terhindar dari stadium lanjut.
  3. Kanker payudara yang ditemukan pada stadium dini, lebih mudah diobati dengan pengobatan lebih sederhana, dan 5 years survivor rate, atau kemungkinan selamatnya mencapai 98%.
  4. Adanya benjolan atau cekungan, kulit mengelupas atau berkerut seperti kulit jeruk, keluar cairan dari puting dan puting tertarik ke dalam merupakan beberapa tanda penyakit ini.
  5. Delapan dari sepuluh benjolan di payudara adalah tumor jinak. Oleh karena itu jangan pernah takut untuk melakukan SADARI. Karena dengan SADARI kita dapat segera mengetahui kondisi tidak normal.
  6. Kejadian kanker payudara pada laki-laki dibandingkan perempuan adalah 1:100. Apabila penyakit ini terjadi pada laki-laki, biasanya perkembangan penyakitnya lebih cepat karena jaringan payudara laki-laki tidak setebal perempuan.
  7. Umumnya orang yang terdiagnosa dalam stadium dini tidak merasakan sakit di payudaranya. Payudara biasanya terasa sakit apabila kanker sudah memasuki stadium lanjut dan sudah membentuk luka.
  8. Berdasarkan statistik, payudara kiri lebih berisiko dibandingkan payudara kanan.
  9. Olah raga mengurangi risiko terkena penyakit ini. Dengan berolah raga, kadar oksigen dalam tubuh meningkat. Sel kanker tidak bisa hidup dalam tubuh dengan kadar oksigen yang tinggi.
  10. Pengobatan hormonal dapat memicu kanker payudara. Karena itu sedapat mungkin batasi jumlah dan waktu pengobatan ini, atau bicarakan dengan dokter.

Berikut ini 5 MITOS yang sering kita dengar:

  1. Memakai bra berkawat meningkatkan peluang terkena kanker payudara
  2. Memakai deodoran meningkatkan risiko terkena kanker payudara
  3. Perempuan muda tidak akan terkena kanker payudara
  4. Payudara dengan ukuran kecil berpeluang lebih kecil terkena kanker payudara
  5. Mamografi setahun sekali menyebabkan payudara terpapar sinar radiasi sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit ini

* Tri Oetami. Sumber foto: pixabay.com.

Category: HakikatTags:
No Response

Leave a reply "Kanker Payudara, Seputar Fakta dan Mitos"